Manusia dan Keadilan
Manusia dan Keadilan
Pengertian Keadilan
Pengertian keadilan
Keadilan adalah perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jika kita
mengakui hak hidup kita maka sebaliknya kita wajib mempertahankan hak hidup
dengan bekerja keras tanpa merugikan orang lain karena orang lain pun memiliki
hak hidupnya sendiri.
Makna keadilan
Beberapa makna keadilan, antara lain;
1.
Adil berarti “sama” Manusia memang tidak
seharusnya dibeda-bedakan satu sama lain berdasarkan latar belakangnya. Kaya-papa,
laki-puteri, pejabat-rakyat, dan sebagainya, harus diposisikan setara.
2.
Adil berarti “seimbang” Seandainya ada
salah satu anggota tubuh kita berlebih atau berkurang dari kadar atau syarat
yang seharusnya, pasti tidak akan terjadi keseimbangan (keadilan).
3.
Ketiga, adil berarti “perhatian terhadap
hak-hak individu dan memberikan hak-hak itu pada setiap pemiliknya”
Contoh keadilan
Contoh Keadilan:
Seorang koruptor yang memakan uang rakyat. Koruptor di tangkap dan
dimasukan kepenjara selama 2 tahun tanpa ada goresan luka sedikit pun pada
wajahnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di indonesia tidak
adil pada rakyat kecil yang dikarenakan mencuri dompet mendapatkan masa
kurungan lebih dari sang koruptor, padahal koruptor lah yang mencuri uang
rakyat lebih banyak dari pada pencopet itu. Bahkan koruptor bisa mendapatkan
fasilitas yang istimewa bahkan seperti apartemen didalam penjara.
Keadilan Sosial
Sila yang berhubungan dengan keadilan
Dasar negara Indonesia addlah pancasila didalamnya terdapat 5 sila sila
yang mengandung isi tentang keadilan adalah sila ke-5 yaitu ''Keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia"
makna dari isi sila tersebut adalah mengajak masyarakat aktif dalam
membeikan sumbangan yang wajar sesuai dengan kemampuan dan kedudukan
masing-masing kepada negara demi terwujudnya kesejahteraan umum, yaitu
kesejahteraan lahir dan batin selengkap mungkin bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keadilan sosial ialah sifat masyarakat adil dan makmur berbahagia untuk semua
orang tidak ada penghinaan , tidak ada penghisapan bahagia material dan
spriritual lahir dan batin
5 Wujud keadilan sosial yang diperinci
dalam perbuatan dan sikap
1.
Perbuatan luhur yang mencerminkan
suasana kekeluargaan.
2.
Sikap adil terhaclap sesama. rnenjaaga
keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3.
Sikap suka memberi pertolongan kepada
orang yang memerlukan
4.
Sikap suka bekerja keras.
5.
Sikap menghargai hasil karya orang lain
yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahleraan bersama.
8 Jalur pemerataan yang merupakan asas
keadilan sosial
1.
Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok
rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.
2.
Pemerataan memperoleh pendidikan dan
pelayanan kesehatan
3.
Pemerataan pembagian pendapatan.
4.
Pemerataan kesempatan kerja.
5.
Pemerataan kesempatan berusaha.
6.
Pemerataan kesempatan berpartisipasi
dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.
7.
Pemerataan penyebaran pembangunan di
seluruh wilayah tanah air.
8.
Pemerataan kesempatan memperoleh
keadilan.
Berbagai Macam Keadilan
Macam-macam keadilan
·
Keadilan Legal atau Keadilan Moral
·
Keadilan Distributif
·
Komutatif (Keadilan ini bertujuan
memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum)
Kejujuran
Pengertian kejujuran
Jujur berarti apa yang disampaikan atau dikatakan seseorang sesuai dengan
hatinuraninya . Jujur juga berarti hati seseorang bersih dari perbuatan yang
dilarang oleh agama dan hukum.
Hakekat kejujuran
Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan
terhubung kepada Tuhan. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan
didapatkan di dunia dan akhirat. Tuhan telah menjelaskan tentang orang-orang
yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik
berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang
jujur dan benar. Dan pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh
kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan
kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.
Kecurangan
Pengertian kecurangan
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran sama juga dengan licik meskipun
tidak serupa benar. Curang artinya apa yang dikatakan tidak sesuai dengan hati
nuraninya. Kecurangan juga dapat diartikan ingin menguntungkan diri sendiri
tanpa memikirkan orang lain keuntungan yang berupa materi.
Sebab-sebab orang melakukan kecurangan
Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan
manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu :
1.
Aspek ekonomi
2.
Aspek kebudayaan
3.
Aspek peradaban
4.
Aspek teknik.
Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya
akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi,
apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka
manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah
kecurangan.
Macam-macam Perhitungan dan Pembalasan
Perhitungan (Hisab) menurut agama ialah perhitungan amal dan perbuatan
manusia selama ia hidup, apa yang ia kerjakan mulai dari bangun tidur hingga
tidur kembali. Amal perbuatan atas perbuatannya akan di hisab atau dihitung dan
dilakukan pembalasan sesuai dengan apa yang telah ia kerjakan.
Hisab terbagi menjadi 3 macam :
Hisab terbagi menjadi 3 macam :
1.
Hisab Urfi
2.
Hisab Taqribi
3.
Hisab Haqiqi
Sedangkan perhitungan (Hisab) menurut hukum ialah perhitungan terhadap apa
yang telah dilakukannya. Perhitungannya tidak berdasarkan kemauan manusia namun
perhitungannya sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut. Dan
kepadanya dikenai pembalasan berdasarkan apa yang telah dilakukan.
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang. Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang. Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
Pemulihan Nama Baik
Pengertian Nama Baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang
tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik.
Lebih-lebih jika Ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitamya adalah
suatu kebanggaan batin yang tak temilai harganya.
Hakekat pemulihan nama baik
Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala
kesalahannya , bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran modal
atau tidak sesuai dengan akhlak.
Pembalasan
Pengertian pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itudapat
berupa perbuatan yang serupa ,perbuatan yang seimbang yang setimpal
Penyebab pembalasan
Pembalasan disbabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat
mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya, pergaulan yang dipenuhi rasa
kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
Contoh Pembalasan
Contoh pembalasan yang positif misalkan
A memberikan si B makanan dan suatu ketika si B memberikan minuman juga kepada si A.
Cntoh pembalsan yang negatif misalkan
A memukul si B lali B juga membalas pukulan si A
A memberikan si B makanan dan suatu ketika si B memberikan minuman juga kepada si A.
Cntoh pembalsan yang negatif misalkan
A memukul si B lali B juga membalas pukulan si A
Daftar Pustaka
http://patriciasihombing.blogspot.com/2014/11/tugas-ibd-bab-7-manusia-dan-keadilan.html
Materi:
E-Book Ilmu Budaya Dasar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar